TEORI KONSUMSI, TEORI INVESTASI, KESEIMBANGAN PASAR BARANG, DAN KESEIMBANGAN PASAR UANG

 TEORI KONSUMSI, TEORI INVESTASI, KESEIMBANGAN PASAR BARANG, DAN KESEIMBANGAN PASAR UANG

NAMA                          : ALIVIA IRZA FADILLA

NIM                               : 222010200197

KELAS                          : 3/A4

DOSEN PENGAMPU : TOFAN TRI NUGROHO, S.E.,M.M.

PROGRAM STUDI     : MANAJEMEN

FAKULTAS BISNIS, HUKUM, DAN ILMU SOSIAL

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO 


1. TEORI KONSUMSI

Dalam ekonomi makro, teori konsumsi merupakan teori yang menjelaskan bagaimana tingkat konsumsi rumah tangga berubah seiring dengan perubahan pendapatan. Teori konsumsi ini penting untuk memahami bagaimana tingkat pendapatan nasional ditentukan.Ada beberapa teori konsumsi yang telah dikembangkan oleh para ahli ekonomi, antara lain:

A. TEORI KONSUMSI DENGAN PENDEKATAN HIPOTESIS PENDAPATAN ABSOLUT (ABSOLUTE INCOME HYIPOTHESIS)

Teori ini dikemukakan oleh John Maynard Keynes. Yang menyatakan bahwa konsumsi bergantung pada pendapatan absolut atau pendapatan saat ini. Semakin tinggi pendapatan saat ini semakin tinggi pula tingkat konsumsinya. Keynes memberikan formulasi model fungsi konsumsi sebagai berikut:

C= a+cY

Di mana C adalah konsumsi, adalah besarnya konsumsi pada tingkat Y = 0, c adalah MPC, di Y adalah pendapatan.

B. TEORI KONSUMSI DENGAN HIPOTESIS SIKLUS HIDUP (LIFE CYCLE HYPOTHESIS)

Teori konsumsi dengan hipotesis siklus hidup dikemukakan oleh Andro, Brumberg, dan Modigliani (ABM) ya itu tiga ekonomi besar yang hidup di abad 18. Menurut teori ini faktor sosial ekonomi seseorang sangat mempengaruhi pola konsumsi orang tersebut. Teori ini membagi pola konsumsi seseorang menjadi 3 bagian:

  • Periode belum produktif, biasanya berkisar usia 0 tahun hingga orang tersebut menghasilkan pendapatan sendiri. Maka ia mengalami dissaving(iya berkonsumsi akan tetapi tidak menghasilkan pendapatan).
  • Periode produktif, di mana seseorang berusia kerja (dapat menghasilkan pendapatan sendiri) hingga ia tepat pada saat berusia tidak bekerja lagi. Pada keadaan ini mengalami saving.
  • Periode tidak produktif lagi, ketika seseorang pada usia tua tidak mampu lagi menghasilkan pendapatan sendiri, keadaan ini ia mengalami dissaving lagi (seseorang melakukan konsumsi kembali tergantung pada orang lain) karena tidak mampu lagi untuk mencukupi kebutuhannya sendiri.
Pola konsumsi manusia berkaitan dengan periode hidupnya. Dengan katalain, manusia harus merencanakan alokasi pendapatan disposabelnya. Ada saatnyamereka harus berutang/mendapat tunjangan, ada saat harus menabung sebanyak-banyaknya dan akhirnya ada pula saat dia harus hidup dengan menggunakan uangtabungannya.

C. TEORI KONSUMSI DENGAN HIPOTESIS PENDAPATAN RELATIF (RELATIVE INCOME HYPOTHESIS)

Teori ini dikemukakan oleh James Duesenberry, yang menyatakan bahwa konsumsi bergantung pada pendapatan relatif atau perbandingan pendapatan dengan orang lain. Konsumen akan cenderung menyesuaikan konsumsi mereka dengan konsumsi orang lain yang memiliki pendapatan sama atau lebih tinggi konsumen juga akan cenderung mempertahankan tingkat konsumsi mereka meskipun pendapatan mereka menurun.

D. TEORI KONSUMSI DENGAN HIPOTESIS PENDAPATAN PERMANEN (PERMANENT INCOME HYPOTHESIS)

Teori ini dikemukakan oleh Milton Friedman, yang menyatakan bahwa konsumsi bergantung pada pendapatan permanen atau pendapatan yang diharapkan konstan sepanjang waktu. Menurut teori ini pendapatan masyarakat dapat dibagi menjadi dua yaitu pendapatan permanen dan pendapatan sementara. Konsumen akan mengkonsumsi sesuai dengan pendapatan permanen mereka, dan menabung atau berhutang sebagian dari pendapatan sementara mereka.

2. TEORI INVESTASI 

Teori investasi adalah suatu teori yang membahas tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pengeluaran perusahaan dalam membeli barang modal atau alat produksi.

JENIS INVESTASI 

Investasi dibedakan menjadi dua jenis yaitu investasi riil dan investasi finansial.

Investasi riil adalah investasi terhadap barang-barang yang tahan lama (barang-barang modal) yang digunakan untuk proses produksi. Seperti mesin, peralatan,gedung & tanah.

Investasi finansial adalah investasi terhadap surat-surat berharga seperti pembelian saham,obligasi dan sertifikat deposito.

PENDEKATAN NILAI SEKARANG (RATE OF RETURN)

Pendekatan ini merupakan suatu teknis untuk membandingkan kemampuan memperoleh keuntungan dari proyek-proyek investasi. Pendekatan nilai sekarang menyatakan bahwa suatu proyek investasi dikatakan menguntungkan dan dapat diterima serta dilaksanakan, jika nilai sekarang proyek tersebut lebih besar dari pada modal yang ditanam.

MARGINAL EFFICIENCY OF INVESTMENT (MEI)

MEI adalah tingkat pengembalian yang diharapkan dari suatu investasi pada aset modal setelah memperhitungkan semua biayanya kecuali tingkat bunga.  MEI menunjukkan tingkat keuntungan yang diharapkan dari investasi semakin tinggi MEI semakin layak investasi dilakukan atau dijalankan.


FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MEI

  • Jumlah aktivitas investasi sosial yang terselenggara dalam masyarakat.
  • Population growth, bertambahnya jumlah penduduk akan meningkatkan permintaan terhadap barang dan jasa sehingga akan menaikkan harga naiknya harga akan menaikkan annual rate of income, sehingga MEI pun naik.
  • Tecnological invention and innovation yang mengakibatkan berkurangnya biaya produksi.
  • Capital comulation, makin banyak akumulasi modal semakin rendah tingkat MEI.
  • Kepercayaan terhadap situasi perdagangan di masa depan.
  • Struktur pajak, yang memberatkan produsen yang akan berakibat merendahkan tingkat MEI
PELAKSANA-PELAKSANA INVESTASI

Pada umumnya yang melakukan investasi adalah

a. Pemerintah (public investment)

b. Swasta (private investment)

c. Pemerintah dan swasta.

KAPASITAS PRODUKSI NASIONAL, COR DAN ICOR

Kapasitas produksi nasional adalah jumlah maksimum output yang dapat dihasilkan oleh suatu negara dengan menggunakan semua faktor produksi yang tersedia. Kapasitas produksi nasional berhubungan erat dengan investasi dan akumulasi modal. Semakin banyak investasi untuk penambahan modal baru semakin besar kapasitas produksi nasional untuk suatu perekonomian. Untuk mengukur efisiensi dan produktivitas kapasitas produksi nasional dapat digunakan dua konsep rasional modal output yaitu Capital Output Ratio (COR) dan Incremental Capital Output Ratio (ICOR).

COR adalah perbandingan antara modal yang digunakan dengan output yang dihasilkan pada suatu periode tertentu. ICOR adalah perbandingan antara perubahan modal dengan perubahan output pada suatu periode tertentu. Semakin rendah ICOR semakin produktivitas modal dan semakin tinggi pertumbuhan ekonomi.

3. KESEIMBANGAN PASAR BARANG (ANALISIS IS)

Keseimbangan pasar barang adalah suatu keadaan di mana jumlah barang yang ditawarkan sama dengan jumlah barang yang diminta dengan kata lain pendapatan sama dengan pengeluaran. Keseimbangan pasar dapat dicapai dengan menggunakan analisis IS, analisi IS menunjukkan hubungan antara pendapatan nasional dan tingkat suku bunga yang membuat pasar barang mencapai keseimbangan. 

4.KESEIMBANGAN PASAR UANG (ANALISIS LM)

Adalah suatu kondisi di mana jumlah uang yang diminta sama dengan jumlah uang yang ditawarkan pada tingkat harga tertentu. Kurva LM menunjukkan hubungan antara tingkat pendapatan nasional dan tingkat suku bunga yang membuat pasar uang mencapai keseimbangan.

5. ANALISIS KESEIMBANGAN PASAR BARANG DAN PASAR UANG (ANALISIS IS-LM)

Adalah suatu model yang menggabungkan kurva IS dan kurva LM untuk menentukan tingkat pendapatan nasional dan tingkat suku bunga yang seimbang pada perekonomian tertutup. Pada analisis IS-LM, keseimbangan pasar barang dan pasar uang tercapai pada titik perpotongan antara kurva IS dan kurva LM pada titik perpotongan tersebut jumlah barang yang ditawarkan sama dengan jumlah barang yang diminta dan jumlah uang yang diminta sama dengan jumlah uang yang ditawarkan.

Model ini dapat digunakan untuk menganalisis dampak kebijakan fiskal dan kebijakan moneter pada perekonomian. Kebijakan fiskal yang ekspansif akan meningkatkan permintaan agregat dan menggeser kurva IS ke kanan sedangkan kebijakan moneter ekspansif akan meningkatkan jumlah uang yang beredar dan menggeser kurva LM ke bawah.






Komentar