ANALISIS KESEIMBANGAN PENDAPATAN NASIONAL

ANALISIS KESEIMBANGAN PENDAPATAN NASIONAL 

NAMA                          : ALIVIA IRZA FADILLA

NIM                            : 222010200197

KELAS                         : 3/A4

DOSEN PENGAMPU : TOFAN TRI NUGROHO, S.E.,M.M.

PROGRAM STUDI     : MANAJEMEN

FAKULTAS BISNIS, HUKUM, DAN ILMU SOSIAL

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO 


1. MODEL BREAK EVEN INCOME

Yang dapat diartikan suatu kondisi di mana besar pendapatan sama dengan besar konsumsi, artinya semua pendapatan yang diterima masyarakat habis digunakan untuk keperluan konsumsi atau masyarakat tidak mempunyai tabungan. Kondisi tersebut diformulasikan sebagai berikut:

 Y = C dan S = 0

2. FUNGSI SAVING

Fungsi saving adalah suatu fungsi yang menunjukkan hubungan antara besarnya tabungan (saving) dengan besarnya tingkat pendapatan pada suatu periode waktu tertentu atau dapat diartikan sebagai sisa pendapatan yang tidak dikonsumsikan,dengan kata lain :

Y = C+S

3. ANALISIS KESEIMBANGAN PENDAPATAN NASIONAL DALAM PEREKONOMIAN 2 SEKTOR

Perekonomian dua sektor adalah perekonomian yang hanya terdapat dua pelaku ekonomi yaitu sektor rumah tangga (C) dan sektor perusahaan (I), berarti pada perekonomian ini tidak terdapat kegiatan pemerintah maupun perdagangan luar negeri. Dengan demikian pendapatan dapat dirumuskan sebagai berikut.

Y=C+I

Di mana:

Y= pendapatan nasional

C= konsumsi masyarakat per tahun

I = investasi per tahun.

ANGKA PENGGANDA (MULTIPLAYER/k) UNTUK PEREKONOMIAN DUA SEKTOR

Angka pengganda (Multiplier) adalah suatu angka yang menunjukkan rasio antara perubahan pendapatan nasional dengan perubahan salah satu variable pengeluaran otonom dari salah satu sektor ekonomi.

Tujuan digunakannya angka pengganda adalah:

a. Untuk mengetahui besarnya perubahan pendapatan nasional yang diakibatkan oleh variabel-variabel pengeluaran (C dan I).

b. Untuk mengetahui apakah dalam suatu perekonomian mengalami suatu kesenjangan (gap). Kesenjangan tersebut antara lain kesenjangan inflasi, kesenjangan deflasi dan tidak terjadi kesenjangan.

Didalarn model perekonomian dua sektor terdapat dua macam angka pengganda:


4. ANALISIS KESEIMBANGAN PENDAPATAN NASIONAL DENGAN KEBIJAKAN PEMERINTAH (MODEL PEREKONOMIAN 3 SEKTOR)

Didalam perekonomoian 3 sektor (dengan campur tangan pemerintah) perekonomian terdiri dari sector rumah tangga, sector swasta dan sector pemerintah. Dalam perekonomian 3 sektor pendapatan masyarakat pada umumnya tidak langsung digunakan untuk konsumsi dan saving akan tetapi pendapatan masyarakat sebelumnya harus dipertemukan dahulu dengan masalah transfer dan pajak. Rumus perekonomian 3 sektor :
Y=C+I+G
Secara teori terdapat dua bentuk pajak yang diterapkan dan digunakan dalam menganalisa perhitungan pendapatan nasional, kedua model tersebut adalah :
1. Pajak lump-sump atau Tx ,sehingga
Yd=Y+Tr-Tx
2. Pajak proporsional
Tx=To+hY
To= besarnya pajak pada tingkat pendapatan=0
h=perubahan pajak yang diakibatkan adanya perubahan pendapatan nasional.

5. ANALISIS KESEIMBANGAN PENDAPATAN NASIONAL DALAM PEREKONOMIAN TERBUKA (MODEL 4 SEKTOR)
Perekonomian terbuka/perekonomian empat sektor merupakan suatu negara yang mempunyai hubungan ekonomi dengan negara-negara lain. Dalam perekonomian terbuka sebagian produksi dalam negeri diekspor atau dijual ke luar negeri dan disamping itu terdapat pula barang di negara itu yang diimpor dari negara-negara lain. Model perekonomian 4 sektor adalah sebagai berikut :
Y =C+I+G+(X-M)

Di mana:
C = Konsumsi
I = Investasi
G = Pengeluaran pemerintah
X = Ekspor
M = Impor


 

Komentar

Postingan Populer