TEORI PERMINTAAN, PENAWARAN, DAN KESEIMBANGAN PASAR
NAMA : ALIVIA IRZA FADILLA
NIM : 222010200197
KELAS : 3/A4
DOSEN PENGAMPU : TOFAN TRI NUGROHO, S.E.,M.M.
PROGRAM STUDI : MANAJEMEN
FAKULTAS BISNIS, HUKUM, DAN ILMU SOSIAL
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO
1. TEORI PERMINTAAN
DEFINISI PERMINTAAN (DEMAND)
Permintaan adalah
jumlah barang atau jasa yang ingin dan mampu dibeli oleh konsumen pada harga
dan waktu tertentu. Permintaan berkaitan dengan keinginan Konsumen akan suatu
barang dan jasa yang ingin dipenuhi.
- Kurvanya turun dari kiri atas ke kanan bawah atau miring kekanan dan/atau disebut berlereng negatif.
- Kurvanya merupakan garis lurus.
- Jumlah barang dan harga ada hubungan timbal balik.
Hukum Permintaan adalah semakin tinggi tingkat harga suatu barang, maka semakin sedikitlah jumlah barang yang diminta atau dijual dan sebaliknya. Richard A.Bilas (1984;11) menyatakan Hukum Permintaan adalah Jumlah yang akan dibeli per unit waktu, menjadi semakin besar, apabila harga semakin rendah, ceteris paribus (keadaan lain tetap sama).
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN
Ada banyak faktor yang mempengaruhi permintaan
konsumen atas suatu barang antara lain, harga barang itu sendiri,harga barang
lain, yang mempunyai kaitan erat dengan barang tersebut, pendapatan rumah
tangga dan masyarakat ,corak distribusi pendapatan dalam masyarakat ,cita rasa
masyarakat, ramalan mengenai keadaan dimasa mendatang.
DAFTAR PERMINTAAN
Daftar permintaan
yaitu daftar barang/jasa yang akan dibeli. Didalamnya terdapat nama, tipe, ukuran, kualitas,dan model barang
yang diinginkan. Selain itu, didalamnya terdapat info tambahan seperti diskon,
cara bayar, contoh barang, cara pengiriman, teknis barang, cara merawat, dan
apa saja yang kita dapatkan sebagai pembeli.
SEBAB-SEBAB BERGESERNYA KURVA PERMINTAAN
( (Mankiw;2000), penawaran adalah kuantitas barang atau jasa yang produsen atau penjual bersedia tawarkan, yang berhubungan positif dengan harga. Artinya, jika harga suatu barang naik, kuantitas yang ditawarkan juga meningkat, dan sebaliknya.
KURVA PENAWARAN
CIRI CIRI KURVA PENAWARAN
- Bentuk
kurvanya dari kiri bawah kekanan atas.
- Kurva penawaran merupakan garis lurus.
- Jumlah barang dan harga bergerak bersama-sama (secara prpoposional).
Sadono Sukirno (1985;61) mengatakan hukum penawaran pada dasarnya mengatakan: semakin tinggi harga sesuatu barang, makin banyak jumlah barang tersebut yang akan ditawarkan oleh para penjual, sebaliknya makin rendah harga sesuatu barang, makin sedikit jumlah barang tersebut yang ditawarkan oleh para penjual.
FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENAWARAN
- Jumlah Pedagang;
- Harga Faktor produksi;
- Harga barang alternatif;
- Harapan para pedagang (produsen) terhadap harga-harga mendatang;
- Perubahan tehnologi.
- Penawaran dikatakan naik (increase in supply) jika pada harga tertentu dapat ditawarkan julah barang yang lebih besar daripada jumlah yang ditawarkan dan jumlah barang tertentu yang ditawarkan pada harga yang lebih rendah darpada tingkat harga sebelumnya.
- Penawaran dikatakan turun (decerase in supply) jika pada harga tertentu barang yang ditawarkan lebh sedikit daripada yang ditawrkan sebelumnya dan jumlah barang tertentu yang ditawarkan pada tingkat harga yang lebih tinggi daripada harga sebelumnya.
Keseimbangan
pasar, atau market equilibrium, adalah kondisi di mana jumlah produk atau jasa
yang diminta oleh konsumen sama dengan jumlah yang ditawarkan oleh produsen
pada harga tertentu. Dalam kata lain, ini mencerminkan keseimbangan antara
harga yang diinginkan oleh produsen dan harga yang siap dibayar oleh konsumen.
Ketika pasar mencapai keseimbangan, harga akan cenderung stabil.
Keseimbangan pasar dapat dijelaskan secara
matematis seperti dibawah ini :
QD = QS = QE
PD = PS = PE
D = Permintaan (Demand) S = Penawaran
(Supply) P = Harga (Price) Q = Jumlah (Quantity)
E = Keseimbangan (Equilibrium)
Secara visual,
keseimbangan pasar terjadi di titik di mana kurva permintaan dan kurva
penawaran saling berpotongan. Dalam kondisi keseimbangan pasar, jumlah barang
yang diminta (QD) akan sama dengan jumlah barang yang ditawarkan (QS) atau
menciptakan jumlah keseimbangan (QE). Harga yang diminta (PD) akan sama dengan
harga yang ditawarkan (PS), membentuk harga keseimbangan (PE).
Jika harga suatu
produk lebih tinggi daripada harga keseimbangan, maka akan terjadi surplus penawaran,
yang berarti ada lebih banyak barang yang ditawarkan daripada yang diminta.
Sebaliknya, jika harga produk lebih rendah daripada harga keseimbangan, akan
terjadi surplus permintaan, yang mengindikasikan bahwa ada lebih banyak
permintaan daripada penawaran.

.png)
.png)
.png)
.jpg)

Komentar
Posting Komentar