ELASTISITAS PERMINTAAN DAN PENAWARAN

ELASTISITAS PERMINTAAN DAN PENAWARAN

NAMA                           : ALIVIA IRZA FADILLA

NIM                               : 222010200197
KELAS                          :  3/A4
DOSEN PENGAMPU : TOFAN TRI NUGROHO, S.E.,M.M.
PROGRAM STUDI     : MANAJEMEN
FAKULTAS BISNIS, HUKUM, DAN ILMU SOSIAL
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO 


 ELASTISITAS PERMINTAAN

Elastisitas adalah hubungan antara perubahan harga dan jumlah barang yang diminta atau ditawarkan dan dapat diartikan sebagai tingkat kepekaan (perubahan) suatu gejala ekonomi terhadap perubahan gejala ekonomi lainnya.

Elastisitas terbagi dibagi menjadi 3 , antara lain:

  •  Elastisitas harga (price elasticity)
Besarnya perubahan penawaran akibat pengaruh perubahan harga.
  •  Elastisitas silang (cross elasticity)
besarnya perubahan jumlah barang yang diminta (misalnya barang X) akibat perubahan harga barang lain (misalnya barang Y) Elastisitas silang ini mengacu pada dua hal yang tidak terkait satu sama lain. Jika harga barang X naik, itu tidak akan mempengaruhi permintaan barang Y.
  •  Elastisitas pendapatan (income elasticity)
Besarnya perubahan jumlah barang yang diminta (misalnya barang X) akibat perubahan pendapatan (M).

Permintaan (Demand), adalah jumlah barang yang diinginkan oleh konsumen di suatu pasar. permintaan adalah jumlah barang yang sanggup dibeli oleh pembeli pada suatu titik dan waktu tertentu dengan harga yang berlaku pada saat itu.

 Elastisitas permintaan adalah hubungan antara perubahan harga dan tingkat kepekaan perubahan jumlah barang yang diminta terhadap perubahan harga barang. Perubahan besar kecil ini ditunjukkan dalam koefisien elastisitas, atau angka elastisitas yang disingkat E, yang diwakili dengan rumus berikut.

Ed = ΔQ/ΔP x P/Q

Dimana:

△Q = Q1 – Q

△P = P1 - P

Keterangan:

Ed : Elastisitas Permintaan

△Q : Perubahan jumlah permintaan

△P : Perubahan harga barang

P : Harga mula-mula

Q : Jumlah permintaan mula-mula

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ELASTISITAS PERMINTAAN

Beberapa faktor yang mempengaruhi elastisitas permintaan adalah:

  •  Ketersediaan barang
  •  Intensitas kebutuhan (desakan kebutuhan)
  •  Pendapatan konsumen
  •  Tradisi

JENIS-JENIS ELASTISITAS PERMINTAAN

Adapun jenis-jenis elastisitas permintaan diantaranya yaitu:

  •  Permintaan Inelastis Sempurna (E = 0)

Inelastis sempurna terjadi ketika perubahan harga tidak mempengaruhi jumlah permintaan E = 0, atau perubahan sama sekali tidak mempengaruhi jumlah permintaan.

  •  Permintaan Inelastis (E < 1)

Permintaan inelastis terjadi jika perubahan harga kurang berpengaruh pada perubahan permintaan E < 1 atau bisa jadi konsumen kurang peka terhadap perubahan harga, artinya perubahan harga hanya diikuti perubahan jumlah yang diminta dalam jumlah yang relatif lebih kecil.

  •  Permintaan Elastis Uniter (E = 1)

Jika perubahan jumlah permintaan sebanding dengan perubahan harga E = 1, maka permintaan elastis uniter terjadi. Artinya perubahan harga diikuti oleh perubahan jumlah permintaan yang sama.

  •  Permintaan Elastis (E > 1)

Jika perubahan harga lebih besar dari perubahan permintaan dan E > 1, maka permintaan elastis. Ini menunjukkan bahwa perubahan harga diikuti oleh perubahan permintaan dalam jumlah yang lebih besar.

  •  Permintaan Elastis Sempurna (E = ∞)

Jika perubahan harga tidak berpengaruh sama sekali terhadap permintaan, maka permintaan elastis sempurna terjadi. Kurvanya akan sejajar dengan sumbu Q atau X. Dengan demikian, E = ∞, yang menunjukkan bahwa perubahan harga tidak disebabkan oleh peningkatan atau penurunan jumlah permintaan.

MENGHITUNG KOEFISIEN ELASTISITAS PERMINTAAN

Koefisien elastisitas adalah nilai yang mewakili perbandingan antara presentase perubahan harga dan presentase perubahan jumlah yang diminta. Karena harga dan jumlah barang yang diminta akan berbanding terbalik, hasil perbandingan ini bernilai negatif. Jika harga naik, permintaan akan turun, dan permintaan akan meningkat. Tanda negatif diabaikan saat menghitung koefisien elastisitas. Rumusnya adalah:

Ed = ΔQ/ΔP x P/Q > Ed = ((Q1-Q2) x P1)/((P2-P1) x Q2)

Atau

Ed = ((ΔQd∶Qd) x 100%)/((ΔP:P) x 100%)

menunjukkan, bahwa:

ΔQ/ΔP adalah turunan pertama dari Q atau Q1.

 ELASTISITAS PENAWARAN

Pengertian Elastisitas Penawaran (Elasticity Supply) adalah ukuran kepekaan tentang esarnya perubahan jumlah yang ditawarkan, jika harga berubah.

Jenis-jenis Elastisitas Penawaran

a. Elastis (Relatitive Elasticity): E > 1

adalah suatu keadaan dimana tingkat perubahan dari pada jumlah yangditawarkan adalah lebih besar dari pada perubahan tingkat harga.

b. Inelastis (Relative Inelasticity): E < 1

adalah suatu keadaan dimana tingkat perubahan dari pada jumlah yangditawarkan adalah lebih kecil dari pada perubahan tingkat harga.

c. Elastis satu (Unit Elasticity): E = 1

adalah suatu keadaan dimana tingkat perubahan dari pada jumlah yangditawarkan adalah sama dengan tingkat perubahan harga.

d. Elastis sempurna (Perfect Elasticity): E = ∞

adalah suatu keadaan dimana beberapa jumlah yang ditawarkan akanditawarkan pada suatu tingkat harga tertentu.

e. Inelastis sempurna (Perfect Inelasticity): E = 0

adalah suatu keadaan dimana jumlah yang ditawarkan tidak akan mengalamiperubahan tingkat harga atau perubahan harga tidak membawa akibat apapun terhadap jumlah yang ditawarkan.

MENGHITUNG KOEFISIEN ELASTISITAS PENAWARAN

Ukuran berapa besar pengaruh perubahan harga terhadap perubahan penawaran yang dinyatakan secara kuantitatif. Elastisitas penawaran (Es) dapat di hitung dengan menggunakan rumus berikut.

Ed = ΔQ/Q x ΔP/P

Keterangan:

△Q = perubahan kuantitas yang ditawarkan

△P = perubahan harga

P = harga awal

Q = kuantitas awal























Komentar

Postingan Populer