KONSEP DAN PENGUKURAN PENDAPATAN NASIONAL

 KONSEP DAN PENGUKURAN PENDAPATAN NASIONAL

NAMA                           : ALIVIA IRZA FADILLA

NIM                               : 222010200197

KELAS                          : 3/A4

DOSEN PENGAMPU : TOFAN TRI NUGROHO, S.E.,M.M.

PROGRAM STUDI     : MANAJEMEN

FAKULTAS BISNIS, HUKUM, DAN ILMU SOSIAL

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO 


1. ALIRAN PENDAPATAN DALAM PEREKONOMIAN (CIRCULAR FLOW)

Aliran pendapatan dalam perekonomian adalah sebuah model yang menggambarkan bagaimana terjadinya interaksi atau hubungan timbal balik antara para pelaku ekonomi dalam menghasilkan pendapatan dan menggunakannya sebagai pengeluaran. Pertumbuhan Ekonomi (economic growth) merupakan besaran yang diukur dari kenaikan besarnya pendapatan nasional (produksi nasional pada periode tertentu. Nilai dari pendapatan nasional ini merupakan gambaran (aktivitas) ekonomi secara nasional pada periode tertentu. Aktivitas ekonomi dapat dibagi menjadi :

1. perekonomian 2 sektor yang meliputi sektor rumah tangga dan sektor swasta.

2. perekonomian 3 sektor yang meliputi sektor rumah tangga, sektor swasta dan sektor pemerintah.

3. perekonomian 4 sektor yang meliputi sektor rumah tangga,sektor swasta, sektor pemerintah dan sektor luar negeri.

2. PENGUKURAN PENDAPATAN NASIONAL

Pengukuran pendapatan nasional adalah proses menghitung nilai akhir produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu negara dalam kurun waktu tertentu. Ada tiga metode yang umum digunakan untuk menghitung pendapatan nasional, yaitu

  • Metode produksi, dengan dengan menjumlahkan nilai produksi barang dan jasa yang diwujudkan oleh berbagai sektor dalam perekonomian.
  • Metode pendapatan, dengan menjumlahkan pendapatan yang diterima oleh faktor-faktor produksi yang digunakan untuk mewujudkan pendapatan nasional.
  • Metode pengeluaran, dengan menjumlahkan nilai pengeluaran ke atas barang dan jasa yang diproduksi di dalam negara tersebut.
3. BEBERAPA ISTILAH PENDAPATAN NASIONAL 
  • PRODUK DOMESTIK BRUTO (PDB) adalah nilai barang-barang dan jasa-jasa yang diproduksikan di dalam negara tersebut dalam satu tahun tertentu.
  • PRODUK NASIONAL BRUTO (PNB) adalah Total pendapatan seluruh penduduk suatu negara, termasuk pendapatan dari faktor-faktor produksi yang digunakan di luar negeri; total pengeluaran dari output barang dan jasa pada suatu negara.
  • DUA PENGERTIAN PENDAPATAN NASIONAL, pendapatan nasional dimaksudkan untuk menyatakan nilai barang dan jasa yang dihasilkan dalam suatu negara pengertian lain dari PN adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh faktor-faktor produksi yang digunakan untuk memproduksikan barang dan jasa dalam satu tahun tertentu.
  • PENDAPATAN NASIONAL HARGA BERLAKU DAN HARGA TETAP, pendapatan nasional harga berlaku adalah nilai barang-barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara dalam satu satuan dan dinilai menurut harga-harga yang berlaku pada tahun tersebut. Pendapatan nasional harga tetap adalah harga yang berlaku pada tahun tertentu yang seterusnya digunakan untuk menilai barang dan jasa yang dihasilkan pada tahun-tahun yang lain.
  • PENDAPATAN NASIONAL HARGA PASAR DAN HARGA FAKTOR, sesuatu barang dikatakan dinilai menurut harga pasar apabila perhitungan nilai barang itu menggunakan harga yang dibayar oleh pembeli sedangkan jika dinilai menurut harga faktor maka dihitung tergantung jumlah pendapatan faktor-faktor produksi yang digunakan untuk menghasilkan barang-barang tersebut.
4. PERHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL DENGAN PENDEKATAN PRODUKSI 
pendekatan ini menekankan pada kegiatan yang menciptakan nilai tambah (value added). Maka dari itu, perhitungan hanya mencakup perhitungan nilai tambah pada sektor produksi. Perhitungan pendapatan nasional dengan pendekatan produksi dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut:
Keterangan:
Y = Pendapatan Nasional
P1 = Harga barang ke-1
Pn = Harga barang ke-n
Q1 = jenis barang ke-1
Qn = jenis barang ke-n 

5. PERHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL DENGAN PENDEKATAN PENDAPATAN
Berdasarkan pendekatan pendapatan, pendapatan nasional dihitung dengan menjumlahkan seluruh pendapatan yang diterima masyarakat (pemilik faktor produksi) sebagai balas jasa yang mereka terima dalam proses produksi meliputi Upah/gaji (w),sewa (r),Bunga (i),Keuntungan (profit/p).Jadi secara matematis, menurut pendekatan pendapatan, pendapatan nasional dirumuskan sebagai berikut:
Keterangan: 
Y = Pendapatan Nasional
r = Pendapatan dari upah, gaji, dan lainnya
w = Pendapatan bersih dari sewa
i = Pendapatan dari bunga
p = Pendapatan dari keuntungan perusahaan dan usaha perorangan

6. PERHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL DENGAN PENDEKATAN PENGELUARAN 
pada pendekatan ini pendapatan nasional dihitung dengan cara menjumlahkan permintaan akhir dari para pelaku ekonomi (konsumen, produsen, dan pemerintah) dalam suatu negara, meliputi pengeluaran konsumsi rumah tangga (Consumption/C), investasi domestik bruto (Investment/I), pengeluaran konsumsi pemerintah (Government Expenditure/G),ekspor neto atau nilai ekspor (Export/X) dikurangi impor (Import/I) → (X–M). Secara matematis dituliskan sebagai berikut.
Keterangan :
Y = Pendapatan nasional
C = consumption ( konsumsi rumah tangga )
I = investment ( investasi )
G = government expenditure ( pengeluaran pemerintah )
X = ekspor
M = impor

7. PENDAPATAN PRIBADI DAN PENDAPATAN DISPOSEBEL
Pendapatan pribadi dapat diartikan sebagai semua jenis pendapatan yang diperoleh tanpa memberikan suatu kegiatan apapun, yang diterima oleh penduduk sesuatu negara.
Apabila pendapatan pribadi dikurangi oleh pajak yang harus dibayar oleh para penerima pendapatan ,nilai tersisa dinamakan pendapatan disposable.

8. 5 KONSEP PENDAPATAN DIPANDANG SECARA MAKRO
  • GNP (Gross National Product) adalah produksi total suatu negara atau output (barang dan jasa) dalam jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun) yang dihasilkan oleh suatu negara yang dinilai menurut harga pasar.
  • NNP (Net National Product) adalah nilai sebuah barang dan jasa dalam jangka waktu tertentu setelah dikurangi penyusutan untuk pemakaian barang-barang modal.
  • NI (National Income) adalah pendapatan agregat daripada tenaga kerja dan hak milik yang timbul daripada produksi yang berlangsung barang dan jasa dihasilkan dalam perekonomian.
  • Personal Income (PPN) mengandung upah dan gaji yang terdiri dari pendapatan hak milik serta sewa tanah deviden dan bunga modal serta transfer.
  • Disposible Income (Yd) adalah sisa personal income setelah dikurangi pajak pendapatan perorangan dan ditambah dengan transfer atau dapat dikatakan pendapatan masyarakat yang siap dibawa pulang yang akan dipergunakan konsumsi dan saving.
9. TRANSAKSI-TRANSAKSI YANG TIDAK TERMASUK DALAM PERHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL 
  • Transaksi-transaksi yang tidak dimasukkan dalam perhitungan pendapatan nasional antara lain :
  • Perubahan nilai barang-barang sebagai akibat perubahan harga barang tersebut.
  • Kegiatan-kegiatan yang tidak resmi atau ilegal, misalnya penyelundupan barang-barang dagangan ,produksi ganda dsb.
  • Pembayaran transfer yang dilakukan dari pihak yang satu dengan yang lain ,misalnya pembayaran subsidi ,sumbangan bencana alam dsb.
  • Kegiatan-kegiatan yang seharusnya dikerjakan oleh orang lain tetapi dikerjakan sendiri, misalnya jasa ibu rumah tangga.


 



Komentar

Postingan Populer